• Breaking News

    Tak Digubris, Nandar Kecewa Dengan Walikota Dumai


    DUMAI - Buntut dari tidak kunjung selesainya permasalahan pekerja eks PT Bangun Bejana Baja area PT Pertamina Patra Niaga dan eks karyawan BUMD PT Pembangunan Dumai, DPC SBSI Kota Dumai adakan Aksi Damai (Demo) di 2  titik yaitu didepan Gate PT Pertamina Patra Niaga Jalan Lingkar Wan Amir dan didepan Rumah Dinas Walikota Dumai. Rabu, (11/01/2023).

    Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tujuan dari adanya aksi damai (Demo) ini, awak media mencoba mengkonfirmasi Ismunandar Ketua Konsolidasi DPC SBSI Kota Dumai, ia mengatakan bahwa pagi ini kita melakukan aksi menyuarakan suara buruh eks pekerja PT Bangun Bejana Baja yang mendapatkan pekerjaan di PT Pertamina Patra Niaga yang hak kompensasi pekerja sampai detik ini belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

    "Tetapi yang sangat kita sayangkan tidak ada satupun dari pihak manajemen perusahaan yang hadir di lapangan," ungkapnya.

    Yang jelas kami sudah menyampaikan keluh kesah kami, walaupun keluh kesah kami ini tidak ada pihak manajemen perusahaan yang mendengarnya.

    "Tetapi semua itu ada konsekuensinya karena minggu depan kita akan melaksanakan aksi lagi di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Dumai agar aspirasi kami betul bisa tersampaikan," imbuhnya.

    Ia menambahkan, Setelah aksi damai selesai dilaksanakan di area PT Pertamina Patra Niaga, massa yang diiringi oleh pihak Polres Dumai menuju ke Polres Dumai untuk mengantarkan surat Aksi Damai untuk hari Senin tanggal 16 Januari 2023 yang akan bertitik di Kantor Disnaker Dumai dan setelah itu melanjutkan aksi  damai (Demo) ke titik ke 2 yaitu Rumah Dinas Walikota Dumai.

    "Selain itu kami juga menyampaikan aspirasi kami ke Walikota Dumai dengan mengadakan aksi di rumah dinas beliau, tetapi kami mendapatkan perlakuan yang kurang bijaksana dari seorang kepala daerah," ucapnya penuh rasa sesal.

    Ia mengecam keras dengan sikap arogansi dari Walikota Dumai yang diduga tidak mempunyai attidue dalam tata cara beradab dan beretika bermasyarakat, karena langsung tidak mau menjumpai dan langsung meninggalkan kami. Kalau menurut saya ini terlalu angkuh dan sombong.

    "Walikota seharusnya sadar diri realita yang terjadi, dia digaji dan memakai fasilitas dari uang rakyat. Satu sisi juga kami mengecam keras apa yang Walikota Dumai lakukan terhadap eks pekerja PT Pembangunan Dumai sungguh kurang manusiawi dan bahkan terkesan mengintimidasi balek ke eks pekerja," ucapnya kesal.

    "Tapi tidak ada masalah sama kami, karena kami sadar diri kami ini masyarakat biasa tapi kami ini pejuang dengan misi mengembalikan hak masyarakat bukan kalian yang mempunyai kekuasaan tetapi hanya ingin merampas hak masyarakat. InsyaAllah senin nanti kami akan turun Demo lagi," tutupnya sembari mengakhiri.


    Press Release: DPC SBSI Dumai

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad