• Breaking News

    Gelper Kembali Buka, Kaum Emak-Emak Bakal Mengeluh Kembali

    DUMAI - Desas desus Gelanggang permainan atau disebut (GELPER) kembali merebak kepermukaan. Yang mana dalam beberapa bulan ini, Gelper tersebut telah tutup sehingga membuat masyarakat terutama kaum emak-emak merasa senang dengan tutupnya Gelper tersebut.

    Seperti yang disampaikan seorang ibuk rumah tangga yang enggan namanya disebut mengatakan, bahwa tutupnya usaha hiburan Gelper yang diduga berbau judi itu, membuat emak-emak merasa bersyukur. Sebab dengan tutupnya Gelper tersebut, membuat para suami yang gila Jackpot tak lagi berulah.

    Namun sepertinya keluhan kaum emak-emak bakal terulang kembali, pasalnya Gelper tersebut terdengar telah buka kembali.

    Dengan bukanya Gelper ini kembali, dikomentari Ir.Toga Tampubolon yang merupakan salah satu aktivis LSM Tim Investigasi Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Riau, yang mana Toga mengatakan, kok bisa Gelper yang diduga berbau judi tersebut buka kembali.

    Menurut Toga, padahal beberapa waktu lalu tersiar dan terdengar bahwa sang Kapolri Listyo Sigit secara tegas memerintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian agar segala bentuk perjudian 303, harus diberantas sampai keakar-akarnya.

    Disamping itu, Walikota Dumai H.Paisal juga mengatakan, belum ada surat dari Kapolri terkait bolehnya beraktifitas usaha Gelper tersebut.

    “Nanti saya konfirmasi dulu ke Kapolres, karena dari Kapolri belum ada surat membolehkan,” jawab H.Paisal via WhatsAppnya. Rabu (12/10/2022).

    Sementara itu Kapolres Dumai.AKBP Nurhadi, ketika dimintai tanggapan terkait adanya warga yang meminta menutup kembali Gelper di Kota Dumai, karena dinilai warga tersebut banyak mudharat dari pada manfaatnya.

    Kapolres Dumai mengatakan, jika ada laporan yang disertai bukti, maka pihak Kepolisian akan langsung bertindak.

    “Ya laporkan saja pak dengan membawa bukti ke Polres Dumai, agar segera ditindak,” ujar Kapolres via WhatsAppnya, Rabu (12/10).

    Di samping itu, Kepala Dinas Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Hendra Usman mengatakan, bahwa izin Gelper adalah kewenangan dari provinsi.

    “Kami tidak tau, sebab Gelper.merupakan  kewenangan Pemerintah Provinsi,” ujarnya via WhatsAppnya.



    Sumber : sekilasriau

    Editor: Herman

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad