• Breaking News

    Pemukulan Yang Dilakukan Security PT.RUJ Jelas Terlihat


    DUMAI - Kisruh saling klaim lahan seluas 42 Hektar yang berada di RT.18 Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan antara sembiring dengan PT.RUJ selaku masyarakat yang mengklaim pemilik lahan semakin memanas bahkan telah terjadi pemukulan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh Security PT.RUJ.

    Pasalnya pihak PT.Ruas Utama Jaya ini tak henti-hentinya melakukan penanaman akasia dilahan masyarakat tersebut. Yang mana Sembiring tidak pernah menandatangani surat perjanjian kemitraan antara dirinya dengan pihak PT.RUJ untuk penggunaan lahan miliknya tersebut.

    Dari video yang beredar, tampak jelas para beberapa orang yang berseragam Security PT.RUJ melakukan pemukulan terhadap masyarakat. Yang belum diketahui apakah itu benar Security yang bertugas di PT.RUJ atau orang suruhan yang berseragam Security.

    Namun anehnya, muncul klarifikasi Salmon selaku Staf Humas PT.RUJ di media online, yang mana Salmon membantah jika adanya pemukulan terhadap masyarakat oleh Security nya.

    Hal ini di ungkapkan Datuk Amin, yang mana jelas-jelas Security PT.RUJ melakukan pemukulan,"Kok dibilang gak ada," cetusnya.

    Datuk Amin juga menyebutkan, bahwa bukan hanya lahannya dan lahan Simbiring saja yang diduga digarap oleh PT.RUJ. Namun masih banyak lahan masyarakat yang lain yang di garap oleh PT.RUJ, yaitu lahan masyarakat di wilayah RT.02,03,06,07,08 dan ada juga lagi lahan yang di garap di RT.25 dan di Kelurahan Lubuk Gaung.

    "Selama ini PT.RUJ menggarap lahan masyarakat dengan modus pola kemitraan, akan tetapi kenyataannya itu semuanya bohong belaka. Modus seperti ini tujuannya untuk mengelabui masyarakat supaya lahan yang ada di kawasan tersebut bisa di kuasai secara bebas oleh PT.RUJ," cetus Datuk Amin.

    Datuk Amin secara tegas meminta kepada Walikota Dumai untuk mengkroscek kembali luas lahan yang digarap oleh PT.RUJ, apakah sesuai dengan titik koordinat dan peta yang mereka ajukan kepada Pemerintah Pusat.

    "Kita minta Walikota Dumai H.Paisal jangan berdiam diri terkait persoalan ini. Sebagai masyarakat tentunya berharap kepada Walikota Dumai untuk menyikapi persoalan ini secara serius." tandas Datuk Amin.



    Pewarta : Budi 

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad