• Breaking News

    Diduga Akibat Terndam Air Luapan PT.MAL Warga Petani Gagal Panen

    PELALAWAN - Selama lebih kurang 3 hari,  tujuh rumah dan Hektaran lahan pertanian Warga RT.14 Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan terendam banjir. Diduga Hektaran lahan pertanian warga yang terendam banjir tersebut, akibat aliran sungai dari perkebunan sawit milik PT.Mekarsari Alam Lestari meluap.

    Hal ini dikeluhkan Taji, akibat banjir dikebunnya tersebut, tanaman Nenas, Cabe, Terong Asam, Timun dan Labu Manis mengalami gagal panen, sebab tanaman tersebut bermatian. Akibat dampak banjir yang merendam tanamannya, Taji mengalami kerugian mencapai Ratusan Juta Rupiah.

    Taji berharap kepada pihak perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari dapat mengganti rugi atas apa yang di alaminya.

    Dari pantauan Media ERA TV, tampak lahan yang ditanami Nenas dan tanaman lainnya milik Taji menguning akibat terendam air.

    Selain itu, Jumijan juga mengalami nasib yang sama seperti Taji, yang mana tanaman Nenas, Cabe, Terong Asam yang semestinya ia panen dalam kurun waktu seminggu lagi, terpaksa menelan pahit, sebab lahan tanamannya turut terendam dan mengalami gagal panen.

    Jumijan berharap kepada pihak perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari dapat mengganti rugi atas apa yang di alaminya. Sebab akibat dampak kebun miliknya terendam air, dirinya mengalami gagal panen, sehingga dirinya tak lagi mempunyai harapan untuk mendapatkan penghasilan.

    Disamping itu Syahril Ketua RT.14 mengatakan, bahwa air yang merendam kebun warganya berasal dari luapan sungai perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari.

    Syahril menghimbau kepada perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari agar dapat mengganti rugi atas apa yang di alami warganya, sebab perusahaan tersebut berada diwilayahnya.

    Dismping itu pula, Kades Kuala Panduk melalui Sekretarisnya Darwis turut prihatin atas musibah gagal panennya warganya tersebut, akibat tanamannya terendam air yang diduga dari PT.Mekarsari Alam Lestari meluap.

    Menurut Darwis, bahwa pihak perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari saat melakukan penggalian parit yang berbatasan dengan kebun warganya, pihak perusahaan PT.Mekarsari Alam Lestari tidak memberitahukan kepada warga, RT maupun pihak Desa.

    Saat diwawancarai dilokasi kebun warga, Sekdes Kuala Panduk mengatakan, dalam sepengetahuannya, bahwa selama perusahaan perkebunan sawit PT.Mekarsari Alam Lestari berdiri di Desa Kuala Panduk, dirinya belum melihat dan mendengar pihak perusahaan tersebut peduli dengan warga.

    Darwis menghimbau kepada perusahaan perkebunan sawit PT.Mekarsari Alam Lestari untuk peduli terhadap warganya yang telah mengalami gagal panen akibat luapan air dari sungainya.

    Jika pihak perusahaan tidak menanggapi keluhan atas apa yang di alami warganya, pihak Desa akan melanjutkan persoalan ini ketingkat Bupati dan DPRD.

    Terkait persoalan ini, media ERA TV mencoba konfirmasi Humas PT.Mekarsari Alam Lestari via telfon selulernya, namun sang Humas tidak menjawab.



    Sumber : ERA TV (eratv.id)

     

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad