• Breaking News

    Pedagang Taman Bukit Gelanggang Inginkan Kepastian

     

    DUMAI - Pedagang Kuliner Kaki Lima Bukit Gelanggang adakan Audiensi dengan pihak Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai terkait pedagang kuliner kaki lima yang berada di Taman Bukit Gelanggang untuk mendapatkan kepastian informasi tentang kapan akan ditempati dan siapa yang akan menempati 30 kios tersebut. Rabu, (19/01/2022).

    Bertempat di Ruang Rapat Kantor Diskopar, Audiensi ini dihadiri oleh Darfi Watin Kepala UPT Taman Bukit Gelanggang, Halima Tushakdiah Kasubag Tata Usaha Taman Wisata dan Ekonomi Kreatif Diskopar Kota Dumai, serta Hardi Kurnia sebagai Koordinator dan lebih kurang 30 orang pedagang kuliner Bukit Gelanggang pada Selasa siang, 18 Januari 2022.

    Adapun sebelumnya, para pedagang kuliner Bukit Gelanggang yang menamakan diri Perkumpulan Pedagang Kaki Lima dan Permainan Kota Dumai pernah diminta dan dilakukan pendataan secara global. Namun hasil dari pendataan tersebut dianggap para pedagang masih semrawutan. Karena diduga bukan khusus pedagang kuliner, melainkan bercampur aduk dengan para pedagang permainan anak-anak yang mereka anggap tidak sepatutnya untuk digabungkan pada lokasi kios kuliner yang baru dibangun oleh Pemko Dumai.

    Menanggapi Audiensi ini, Hardi Kurnia Koordinator pedagang kuliner kaki lima Bukit Gelanggang mengucapkan rasa terimakasih kepada Diskopar Kota Dumai, karena telah sudi memberikan ruang dan waktu untuk be audiensi. Yang hadir disini keseluruhannya dengan keseharian menjajakan berbagai hidangan kuliner di pinggiran Taman Bukit Gelanggang.

    "Dengan harapan besar kepada Pemerintah Kota Dumai melalui Diskopar dapat memprioritaskan mereka yang telah lama berjualan di area pembangunan tempat kuliner oleh Pemko tersebut, bukan malah diberikan kepada oknum yang keberadaannya belum jelas atau fiktif," ungkapnya.

    Dijelaskan oleh Plt Kepala Diskopar Kota Dumai R.Dona Fitri Ilahi melalui Kasubag Tata Usaha Taman Wisata dan Ekonomi Kreatif Halima Tushakdiah, selaku pihak Diskopar Kota Dumai, kami merespon dan melayani kehadiran Bapak/Ibu para pedagang kuliner Bukit Gelanggang untuk berdiskusi  dengan senang hati dan beberapa keluhan dari para pedagang disini kami tampung.

    "Kami jadikan acuan untuk saya sampaikan kepada pimpinan agar kedepannya tidak ada lagi kesalahan, bahwasanya ada oknum-oknum yang bukan asli dari pedagang kuliner dapat menjadikan pembangunan Kios Kuliner menjadi ajang bisnis diluar aturan yang telah diberikan pemerintah. Tentunya melalui buk kadis," ujar  Halima.

    Hadi Kurnia kembali mempertegas, bahwa kami ingin mendapatkan pernyataan tegas dari pihak Diskopar dan disaksikan oleh pedagang yang hadir.

    "Apakah pihak Diskopar sedang mencari Koordinator khusus 30 kios kuliner atau kordinator taman bukit gelanggang?. Karena kami Pedagang sudah sering ditindas dengan perlakuan oknum pedagang yang arogan kepada kami," tanya Hardi.

    Pertanyaan ini dijawab oleh Kepala UPT Taman Bukit Gelanggang Darfi Watin, Koordinator yang akan kita tunjuk saat ini khusus Koordinator kuliner 30 kios dan bukan Koordinator keseluruhan Pedagang yang ada di Taman Bukit Gelanggang.

    "Pada saat ini belum ada Koordinator yang ditunjuk berdasarkan SK dari Diskopar, jadi untuk kedepannya nanti sesudah pedagang menempati kios, lalu kita menunjuk Koordinator berdasarkan keputusan bersama dengan pedagang yang menempati khusus 30 kios," sebut Darfi.

    Darfi menambahkan, jika sekiranya pendataan yang lama ada sedikit kesalahan sesuai anggapan Bapak/Ibu pedagang kuliner Bukit Gelanggang, kami siap melakukan pendataan ulang, begitupun kita tunggu instruksi dari Buk Kadis.

    "Kalau memang Surat Perintah Tugas (SPT) nya kapan saja diberikan, kami siap Validasi kebenaran dilapangan sesuai yang disampaikan oleh para pedagang kuliner Bukit Gelanggang. Namun Bapak/Ibu juga kan harus bersabar, kita juga kan bekerja sesuai instruksi pimpinan kita," pungkas Darfi kepada para pedagang kaki lima.



    Pewarta: Herman

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad