• Breaking News

    Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPC Garut Tolak Usulan Lemhanas Polri Dibawah Kementerian

    GARUT - Usulan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) agar Polri dibawah Kementrian menuai penolakan dari sejumlah kalangan, salah satunya dari Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPC Kabupaten Garut, Deni Gartiwa.

    Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPC Kabupaten Garut, Deni Gartiwa saat dihubungi mengatakan, " Sahabat Polisi Indonesia dalam hal ini DPC Kabupaten Garut secara organisasi menolak usulan tersebut, mengapa demikian, itu adalah sebuah pengingkaran terhadap amanat konstitusi negara dan dapat melemahkan upaya penegakan hukum, selain itu juga dapat mencederai independensi Polri ", ungkapnya. Jum'at (7/2/2022).

    Dijelaskan Deni, " Sudah jelas dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian secara tegas mengamanatkan kedudukan Polri di bawah presiden. Ini menjelaskan prinsip dasar terkait tugas dan wewenang administrasi di bidang keamanan dan ketertiban umum sebagai bagian dari kekuasaan presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersifat umum.

    “UUD 1945 Pasal 30 ayat (4) juga menyatakan Polri sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum. Jika Polri ditempatkan dibawah satu kementerian maka saya takutnya tugas-tugas tersebut nantinya dapat diintervensi. Apalagi menyangkut penegakan hukum,” jelasnya.

    Jadi khususnya dalam hal ini organisasi Sahabat Polisi Indonesia DPC Kabupaten Garut menolak atas usulan Lemhanas itu, karena dinilai dapat melemahkan Polri dalam penegakan hukum termasuk pada kasus-kasus tertentu.

    " Untuk itu Sahabat Polisi Indonesia DPC Kabupaten Garut menolak usulan Lemhanas Bhawa Polri dibawah Kementrian, butuh kajian yang mendalam secara komprehensif untuk merubah posisi kepolisian dalam administrasi pemerintahan negara ",pungkas Deni.




    Pewarta : Drix

     

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad