• Breaking News

    Diskopar Dumai Bingung, Ada Dua Kubu Klaim Koordinator Pedagang TGB

    Plt Kadis Diskopar Kota Dumai
    R. Dona Fitri Ilahi, SKM, M.Si

    DUMAI - Pemerintah Kota Dumai akan merelokasi pedagang yang ada di bukit gelangang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai.

    Merelokasi pedagang yang ada di bukit gelanggang pemerintah Kota Dumai membangun 40 Kios untuk pedagang yang ada disana, 10 Kios sudah terisi sebelumnya oleh pedagang dan 30 Kios lagi akan di isi oleh pedagang yang ada di bukit gelangang.

    Dengan adanya relokasi pedagang bukit gelanggang, pemerintah Kota Dumai melalui Diskopar akan memilih koordinator pedagang dilapangan, dengan maksud agar semua bisa terakomodir.

    Dalam hal ini Diskopar Kota Dumai memfasilitasi pedagang untuk memilih koordinator sendiri, agar tidak ada kisruh di lapangan.

    Plt Kadis Diskopar Kota Dumai R. Dona Fitri Ilahi, SKM, M.Si menyampaikan kepada awak media tentang koordinator pedagang.

    "Menyikapi hal ini di karenakan adanya 2 (dua) kubu yg terjadi  di lapangan,  seluruh pedagang tidak terangkum berada dalam satu kelompok pemilihan." ucap Kadis.

    Lanjut Kadis,"Tetapi ada dalam 2 kubu yang saling mengklaim, kami akan melakukan proses pemilihan koordinator, wakil koordinator dan sekretaris." imbuhnya.

    Dengan kebijakan yang dilakukan pihak Dsikopar Kota Dumai supaya jangan ada kisruh, dan disini Diskopar Kota Dumai tidak memihak mana pun.

    "Ada 2 berita acara yg masuk ke Diskopar melalui kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis). Jadi dalam hal ini supaya adil dan saya berada di tengah - tengah, tidak memihak siapa pun. Maka Penunjukan dilakukan setelah penempatan kios selesai, 30 pedagang akan memiliki 1 (satu) suara, untuk menentukan pilihannya, dan Diskopar akan mendampingi serta memfasilitasi proses tersebut," sebutnya.

    Sementara itu, untuk pedagang bukit gelanggang yang belum mampu membayar penuh dikarenakan kondisi keuangan pasca pendemi belum pulih.

    "Menyambut aspirasi masyarakat atau Pedagang TBG (Taman Bukit Gelanggang) yang tidak mampu membayar penuh dikarenakan kondisi keuangan dan perekonomian pasca pandemi belum pulih." ujar Kadis.

    "Maka pemerintah Kota Dumai melalui Diskopar memberi keringanan dengan mengeluarkan kebijakan bahwa sewa dapat di bayar untuk jangka waktu 6 bulan (setengah tahun) degan harga 3 juta rupiah dengan syarat 1 bulan sebelum berakhir kontrak."Jelasnya.

    Tambah Kadis, "Para pedagang harus membayar untuk sewa 6 (enam) bulan berikutnya jika memang masih berniat untuk melanjutkan penyewaan kios tersebut,serta edaran pemberitahuan ini  disampaikan hari ini secara resmi." tutupnya.





    Sumber : Dirganusantara.com

     

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad