• Breaking News

    Walikota Dumai Tinjau Warga Yang Terkena Banjir


    DUMAI - Banjir kiriman yang disebabkan itensitas air hujan yang tinggi beberapa hari belakangan, terhitung tanggal 26 hingga 29 November 2020 menggenangi beberapa kawasan perkotaan di Kota Dumai.

    Warga yang rumahnya masuk air mengungsi ke rumah sanak famili yang berada di dataran yang lebih tinggi. 

    Bahkan akibat banjir yang datang secara tiba-tiba tersebut banyak warga tak bisa memasak karena dapurnya terendam air yang berasal dari hutan.

    Air berwarna coklat tersebut mengalir deras memasuki rumah warga dan menggenangi berbagai perabotan. 

    Terlihat, warga lain yang rumahnya terendam ada juga mengusung barang menggunakan perahu karet bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.

    Barang yang diselamatkan seperti pakaian, hewan peliharaan, sepeda motor bahkan beberapa warga membawa ubi kayu untuk makan selama ditempat pengungsian. 

    Dan tak hanya rumah warga yang terendam banjir, tetapi beberapa rumah ibadah turut dimasuki air. 

    Dilaporkan warga, kedalaman air tidak semua rata, di kelurahan Bukit Datuk sedalam sekitar 1 meter. Sedangkan di Bumi Ayu ada mencapai 1,5 meter, di Kelurahan Bukit Timah sedalam sekitar 80 centimeter dan di Kelurahan Ratusima sekitar 50 centimeter. 

    Terkait hal ini, Walikota Dumai, H. Paisal SKM, MARS melakukan Tinjauan Lapangan didampingi Plt. Kadis PUPR Kota Dumai, Plt Kadis Sosial Kota Dumai, Kasatpol PP Kota Dumai, Camat dan Lurah se Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (28/10/2021).

    Tinjauan ini dilakukan untuk melihat situasi ditengah masyarakat terkait bencana Banjir kiriman yang melanda.

    Pada kesempatan ini Walikota Dumai melakukan tinjauan di 2 titik lokasi khusus yaitu di RT 001 Kelurahan Bumi Ayu dan di RT 001 Kelurahan Bukit Datuk.

    Menurutnya, lebih kurang 1000 rumah yang ada di empat kelurahan di Kecamatan Dumai Selatan terendam banjir dengan kedalaman bervariasi mulai dari lima puluh sentimeter hingga satu setengah meter.

    "Bantuan akan terus dialirkan dari Pemerintah Kota Dumai, kami telah mengintruksikan kepada pihak terkait seperti Dinas Sosial, BPBD, Kecamatan dan Kelurahan untuk melakukan pemenuhan kewajiban dan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir kiriman ini," ungkap Walikota Dumai.

    Beliau juga mengatakan, bahwa Tim Terpadu yang telah dibentuk telah membangun dapur umum di kantor camat Dumai Selatan dan Masjid di RT 01 Bumi Ayu.

    Tak hanya itu, beliau menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan pembekoan pada lahan eks Chevron sepanjang 2km x 15 meter, serta akan mempercepat koordinasi untuk membangun embung. 

    "Terkait bantuan kepada korban banjir, Tim Terpadu akan mengondisikan tempat pengungsian untuk warga. Kami menghimbau kepada masyarakat yang masih bertahan di rumah agar mengungsi jika debet air terus naik," tuturnya.

    Lanjutnya, ditempat pengungsian, bahan pangan bagi korban banjir akan disediakan, pihak Puskesmas Bumi Ayu juga telah menurunkan tim kesehatan, dan ada juga perahu karet yang disiapkan untuk lokasi banjir yang parah.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad