• Breaking News

    Erwin Sihaan Tanggapi Kelakuan Oknum Wartawan Yang Selalu Membuat Kegaduhan

    Erwin Siahaan
    Menggunakan Kemeja Jaz Warna Merah

    DUMAI - Masyarakat Dumai cukup banyak yang tercengang, terlebih lagi dikalangan awak media ketika membaca berita salah satu media online di Kota Dumai yang diduga selalu membuat biang keonaran di Kota Dumai dan selalu terkesan menyudutkan Aparat Penegak Hukum dan lainnya.

    Kalau dilihat dari pemberitaan pada Jumat 15 oktober 2021, seakan akan dialah seorang wartawan yang paling hebat dan bahkan katanya media online nya banyak dibaca oleh masyarakat Dumai, "Ada ada saja ya pak," ucap seseorang yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.

    Terkait hal ini, Wakil Ketua DPC Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Kota Dumai Erwin Siahaan yang juga Ketua DPC Projamin Kota Dumai angkat bicara.

    Yang mana Erwin meminta kepada pihak penegak hukum untuk berkoordinasi dengan ahli Pers, apakah berita-berita yang selalu diterbitkan nya memenuhi unsur UU PERS No.40 Tahun 1999 atau tidak, sebab oknum ini selalu membuat berita-berita bernuansa opini yang selalu membuat kegaduhan masyarakat dan aparat penegak hukum.

    "Hendaknya pihak penegak hukum mendalami atau mencari tau apakah oknum wartawan tersebut bersih di Kota Dumai ini. Sehingga jangan aparat penegak hukum terus-terusan menjadi sasaran pemberitaannya untuk dipersalahkan," cetus Erwin.

    Menurut Erwin, bahwa baru-baru ini ia membaca berita di beberapa media menyebutkan bahwa diduga oknum wartawan ini sebagai pembeck up beberapa Gelper di Dumai. Anehnya oknum wartawan ini selalu terdengar mengatakan, bahwa Gelper yang diduga di beck up nya tersebut tidak ada unsur judinya.

    "Padahal sewaktu terjadi penggerebekan oleh pihak Polda Riau di Gelper Golden Zone atau yang lebih dikenal TARZAN Zone pada tanggal 11 September 2020 lalu yang berlokasi dijalan Hasanuddin/jln ombak humas dari Gelper tersebut kalang kabut dan bahkan no WA nya pun tidak aktif sama sekali," cetus Erwin.

    Dalam penggrebekan tersebut, lanjut Erwin, ada beberapa pegawai dan juga seorang kasir dari Gelper tersebut ditangkap dan sudah menjalani hukuman di Rutan Dumai.

    "Artinya keputusan pengadilan negeri dumai menyatakan bahwa Gelper Golden Zone tersebut telah terbukti sebagai Gelanggang permainan yang berbau judi," gumam Erwin lagi.

    Erwin meminta kepada Pemko Dumai untuk croscek kembali perizinan Gelper-Gelper di Kota Dumai ini. Dan hendaknya aparat penegak hukum Dumai juga melakukan croscek seluruh Gelper yang ada di Kota Dumai ini, jika ditemukan indikasi perjudian harap ditindak.

    "Agar jangan adalagi persepsi masyarakat bahwa judi Gelper bebas di Kota Dumai." tegas Erwin Siahaan.



    Pewarta: Herman

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad