• Breaking News

    Diduga Oknum Polisi Rohil Langgar Surat Peryataannya, Membuat Keluarga Korban Geram

     

    ROHIL - Terkait surat pernyataan oknum Polisi Rokan Hilir (Rohil) berinisial EZ yang berjanji mengembalikan NA kepada keluarga Rozali (RS) di Polsek Bangko, pada Kamis (05/08/2021) lalu, diduga EZ telah melanggar isi dari perjanjian tersebut.

    Dimana dari isi perjanjian tersebut diketahui bahwa EZ mengembalikan NA kepada keluarga, dan berjanji tidak akan menghubungi NA baik ditelpon atau apapun, serta juga berjanji tidak akan menemui NA lagi, dimanapun dan tidak mengijinkan NA datang ke rumah EZ. EZ juga mengakui dirinya dan NA tidak ada hubungan teman ataupun lebih pada itu.

    Saat dimintai keterangan soal surat peryataan itu, RS orang tua dari NA membenarkan dan disertai bukti foto isi dari surat perjanjian tersebut.

    “Benar surat itu dibuat di Kepolisisan Negara Republik Indonesia Daerah Riau Bidang Profesi dan Pengamanan di Pekanbaru pada tanggal 27 Juli 2021,” demikian ungkap RS kepada awak media melalui dialog dikediaman keluarga RS yang ada di Kota Dumai pada Selasa (12/10/2021).

    Kenyataannya pada Kamis (05/08/2021) setelah EZ membuat pernyataan dihadapan Propam Polda, Kapolsek Bangko dan anggota keluarga RS, EZ berpamitan ingin mengambil pakaian NA dan kemudian NA juga ikut keluar dari ruangan Polsek Bangko. Setelah lebih kurang 60 menit EZ baikpun NA tidak kunjung kembali ke Polsek Bangko.

    Sementara pengakuan EZ kepada awak media pada Kamis (14/10/2021) melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pada hari itu juga ia kembali ke Polsek Bangko mengantar pakaian NA, dan menjelaskan bahwa ia tidak bersama NA serta apa yang disangkakan oleh keluarga NA kepadanya bahwa itu tidak benar.

    Menariknya, pada Kamis (05/08/2021) masih dihari yang sama EZ membuat surat pernyataan, keluarga RS mendapatkan informasi bahwa NA dan EZ berada disalah satu Hotel yang ada di Bagansiapiapi, sekitar pukul 21.00 Wib pihak keluarga bergegas ke lokasi hotel tersebut dan ternyata di Hotel yang dimaksud tidak ditemukan keberadaan keduanya.

    Ketika ditanyakan kepada sumber yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, "Mereka berdua memang menginap di hotel ini, sekitar satu jam yang lalu mereka sudah keluar," ungkap Sumber kepada pihak keluarga pada Kamis (05/08/2021).

    Menerima informasi tersebut, awak media mencoba mengkonfirmasi terkait hal tersebut kepada Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais, SH. melalui pesan WhatsApp mengatakan, "Permasalahan ini sudah ditangani Polres Rohil," ungkap Kapolsek, pada Kamis (14/10/2021).

    Sebagaimana kita ketahui beberapa waktu lalu, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengintruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum anggota kepolisian yang melanggar aturan saat menjalankan tugasnya.

    “Perlu tindakan tegas jadi tolong tidak pakai lama, segera copot, PTDH, dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada Kasatwil yang ragu, bila ragu, saya ambil alih,” kata Sigit dalam arahannya kepada jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta Selatan, selasa (19/10/2021).

    Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi kepada Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, S.H., S.I.K terkait permasalahan EZ mengatakan, "Masalah tersebut saat ini dilakukan pemeriksaan oleh Wabprof Propam Polda Riau, kalau hasil pemeriksaan dari yang bersangkutan bahwa si NA di usir dari rumah orang tuanya karena pindah agama, sehingga yang bersangkutan ambil baju-bajunya dan saat ini belum diketahui keberadaannya, nanti akan kita koordinasikan dengan orang tua NA dan mencari keberadaan yang bersangkutan, saat ini EZ sudah kita tarik ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Nurhadi, pada Kamis (14/10/2021).

    Sementara dikonfirmasi kembali kepada pihak keluarga bahwa mereka tidak pernah mengusir NA dari Rumah, karena tidak menemukan titik terang tentang keberadaan NA yang tidak kunjung pulang. Pada Jumat (15/10/2021), pihak keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu, Kakak-kakak dari NA mendatangi Polres Rohil dan berinteraksi langsung kepada Kapolres Rohil.

    Ketika awak media mengkonfirmasi langsung pada Jumat (15/10/2021) di Polres Rohil dihadapan Kapolres, Waka Polres dan awak media, EZ mengakui dengan gamblang bahwa EZ pergi ke Kota Medan menemui NA tanpa diketahui oleh Kapolres.

    Setelah mendengarkan keluhan keluarga NA, Kapolres Rohil dengan tegas memerintahkan anggotanya untuk mencari dan melacak keberadaan NA. Hingga berita ini diterbitkan, NA belum juga kembali sementara EZ sesuai pernyataan Kapolres Rohil EZ sudah ditarik ke Polres Rohil guna pemeriksaan lebih lanjut.



    Sumber : Linekhatulistiwa

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad