• Breaking News

    Wartawan Dumai Babak Belur Akibat Memoto Usaha illegal BBM

     

    DUMAI - Kamis Pukul 11.20 Hendri yang merupakan wartawan media Pantauriau pulang liputan dari DPRD Kota Dumai, melintasin Jl.Perwira Bagan besar pada Kamis 23/9/2021.

    Ketika itu, Hendri melihat Mobil Tangki Merah Putih PERTAMINA di salah satu Lokasi Mafia Penampungan BBM EPH, tak lengah, Hendri pun mengambil foto mobil tangki yang diduga sedang kencing tersebut.

    Saat pengambilan foto, tiba-tiba Hendri dihampiri 4 orang berpakaian preman, langsung melakukan penyerangan dengan memukul Jurnalis yang merupakan anggota PWI Dumai, pipi sebelah kanan memar, bibir sebelah atas kanan luka. Dan yang lebih sadisnya adalah, oknum preman tersebut memukul kepala Hendri menggunakan helm. 

    Kejadian ini tak dapat di abadikan Hendri, pasalnya foto barang bukti di hapus oleh oknum preman, dan hp Hendri pun pecah.

    Menurut keterangan Hendri kepada awak media, usai dirinya dipukuli, ia pun di bawa ke belakang WC dilokasi dan diminta untuk membuat Surat Pernyataan diatas kertas materai 10 ribu. Agar tidak menuntut di belakang hari dan akan dikenakan sangsi. Dan Hendri diberi uang 100 Ribu untuk biaya perobatan, namun Hendri menolak.

    Setelah itu Hendri kembali ke Kota menceritakan kejadian yang di alaminya kepada rekan-rejan Jurnalis, sontak rekan rekan Jurnalis langsung merespon dan marah atas kejadian ini.

    Saat ini Hendri telah melapor dan dilakukan visum dan dimintai keterangan atas kejadian yang menimpa dirinya di Polres Kota Dumai. Rekan-rekan jurnalis tidak terima dan berharap kepada pihak penegak hukum mengusut tuntas kejadian ini, agar tidak berulang kembali kekerasan kepada jurnalis di Kota Dumai.



    Laporan : Herman

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728