• Breaking News

    Penjelasan PPK Proyek Drainase Gg.Mandiri


    DUMAI - Fenomena proyek Drainase Gg.Mandiri dikelurahan Bagan Besar tepatnya di Gg.Mandiri yang dilaksanakan Kontraktor CV.Indah Permata Sari akhirnya terjawab. 

    Sebab, hasil wawancara media ini secara langsung kepada John Kusuma Putra ST mengatakan, bahwa tugasnya sebagai PPK Pelaksana Drainase Gg.Mandiri secara kontrak sudah selesai.

    Putra juga menjelaskan, bahwa fungsi drainase ada 2, bisa difungsikan sebagai penampung air dan bisa difungsikan untuk mengalirkan air.

    "Nah, menurut kita yang dijadikan permasalahan adalah, drainase Gg.Mandiri tersebut buntu, sehingga tidak ada pembuangan arah air yang menembus ke Gg.Mawar," ujar Putra Jum'at (12/02/2021).

    Sebenarnya, sebelum dilaksanakan pembangunan drainase Gg. Mandiri tersebut, kita sudah koordinasi dengan RT dan perangkat Kelurahan setempat, yang mana hasil musyawarah sepakat, pihak Cipta Karya PUPR Dumai membangun Drainase Gg. Mandiri, lalu Dana Kelurahan melanjutkan Drainase Gg. Mawar. 

    "Namun, dikarenakan masalah Covid, Dana Kelurahan batal di alihkan Pemerintah untuk penanganan Covid-19. Sehingga sambungan drainase Gg. Mandiri ke Gg. Mawar tidak terlaksana," papar Putra lagi. 

    Menurut Putra, dikarenakan dana kelurahan batal, kita telah melakukan koordinasi dengan Kabid Cipta Karya, Riau Satria Alamsyah,ST.MT dan PPK Rutin Indra Gunawan Siregar,ST agar dapat dilaksanakan melalui dana Rutin/Swakelola Bidang Cipta Karya Tahun 2021 untuk pembangunan drainase di Gg. Mawar tersebut. Sehingga air yang mengalir dari drainase Gg. Mandiri dapat menembus ke drainase Gg. Mawar. 

    Lanjut Putra memapaparkan, bahwa RT setempat pun sudah melakukan koordinasi dengan Kabid Cipta Karya.

    "Nah tugas kita sebenarnya sudah selesai termasuk level arah aliran drainase sudah kita perbaiki. Sesuai dari hasil turun lapangan dengan RT, untuk menembuskan drainase agar aliran air tembus ke Gg.Mawar tersebut butuh gorong-gorong sepanjang 14 meter dan pemasangan batu bata lebih kurang sepanjang 90 meter. Ini dapat dilaksanakan melalui dana swakelola Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Dumai.

    "Nah saat ini persoalannya akibat melubernya air kepermukiman warga, itu dikarenakan tidak ada tembusan drainase melanjutkan pembuangan air." tandas Putra.




    Editor: Budi

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728